Suara dengingan yang muncul dalam telinga dapat dirasakan ketika seseorang sedang menyelam. Hal tersebut terjadi karena telinga merasakan adanya perbedaan tekanan antara bagian dalam telinga dengan bagian luar telinga. Semakin dalam Anda menyelam, maka tekanan yang diberikan air akan semakin besar sehingga menimbulkan masalah pada telinga salah satunya telinga berdenging.
Tips Mengatasi Telinga Berdenging Saat Menyelam

Tips Agar Meminimalisir Dengingan Telinga Selama Menyelam

a.    Menyelam secara perlahan
Telinga akan terasa sakit saat terjadi perubahan tekanan yang cukup drastis. Saat menyelam, tekanan air tidak memberikan kesempatan yang banyak untuk telinga beradaptasi. Agar meminimalisir rasa sakit dan suara dengingan, maka cobalah untuk turun secara perlahan ke dalam air. Dengan menyelam secara perlahan, maka setidaknya tidak akan membuat telinga ‘kaget’.

b.    Bernapas menggunakan hidung
Saat mulai merasakan sakit pada bagian telinga hingga muncul suara dengingan, maka usahakan untuk bernapas melalui hidung. Usahakan lakukan secara berkala hingga Anda merasakan bunyi ‘plop’ atau ‘plok’ pada bagian dalam telinga sebagai tanda bahwa udara berhasil dialirkan melalui saluran eustachius yang berfungsi menyeimbangkan tekanan antara bagian dalam dan luar telinga.

c.     Gerakkan bagian rahang
Jenis gerakkan lain yang membantu mengurangi rasa sakit adalah dengan membuka dan menutup rahang seakan-akan Anda sedang menguap. Gerakan tersebut juga bertujuan sama seperti bernapas melalui hidung yaitu untuk menekan udara keluar melalui eustachius. Menguap yang dilakukan berulang-ulang dapat dijadikan alternatif apabila bernapas menggunakan hidung belum optimal mengurangi rasa sakit.

d.    Lakukan gerakan mengunyah dan menelan
Pada saat mengalami telinga yang berdenging di kendaraan mungkin Anda dapat mengunyah makanan atau meminum sesuatu. Namun, hal tersebut tidak dapat dilakukan saat di bawah air sehingga Anda hanya perlu berpura-pura melakukannya. Usahakan untuk melakukan gerakan menelan sekeras mungkin agar mengurangi tekanan yang ada di dalam telinga. Begitu pun juga dengan gerakan mengunyah.

e.    Melakukan dekompresi
Saat menyelam, mungkin Anda akan merasakan bagian dalam telinga tertekan dan sangat penuh sehingga menimbulkan rasa sakit. Apabila hal tersebut terjadi, maka jangan teruskan kegiatan menyelam Anda terlalu dalam. Berhentilah terlebih dahulu dan cobalah untuk menutup mulut serta hidung. Dalam kondisi tersebut, cobalah untuk mengeluarkan udara dari dalam hingga mendengar bunyi ‘plok’.

f.     Minta bantuan ke teman penyelam
Telinga yang sakit saat menyelam harus segera dicegah agar tidak bertambah parah hingga membuat gendang telinga pecah. Apabila Anda sudah tidak kuat, maka segera minta bantuan ke teman penyelam untuk membantu Anda naik secara perlahan ke permukaan. Jangan sekali-sekali naik ke permukaan dengan gerakan yang cepat karena akan memperparah kondisi telinga.

Telinga yang menimbulkan suara dengingan akibat perubahan tekanan yang mendadak atau disebut barotrauma dapat hilang dengan sendirinya. Namun apabila terlanjur parah harus segera diperiksakan ke dokter. Sebelum menyelam, sebaiknya Anda sudah mendapatkan bekal mengenai tata cara menyelam yang aman dan cara yang benar untuk membersihkan telinga sehingga tidak menimbulkan infeksi.

Tips Mengatasi Telinga Berdenging Saat Menyelam


Suara dengingan yang muncul dalam telinga dapat dirasakan ketika seseorang sedang menyelam. Hal tersebut terjadi karena telinga merasakan adanya perbedaan tekanan antara bagian dalam telinga dengan bagian luar telinga. Semakin dalam Anda menyelam, maka tekanan yang diberikan air akan semakin besar sehingga menimbulkan masalah pada telinga salah satunya telinga berdenging.
Tips Mengatasi Telinga Berdenging Saat Menyelam

Tips Agar Meminimalisir Dengingan Telinga Selama Menyelam

a.    Menyelam secara perlahan
Telinga akan terasa sakit saat terjadi perubahan tekanan yang cukup drastis. Saat menyelam, tekanan air tidak memberikan kesempatan yang banyak untuk telinga beradaptasi. Agar meminimalisir rasa sakit dan suara dengingan, maka cobalah untuk turun secara perlahan ke dalam air. Dengan menyelam secara perlahan, maka setidaknya tidak akan membuat telinga ‘kaget’.

b.    Bernapas menggunakan hidung
Saat mulai merasakan sakit pada bagian telinga hingga muncul suara dengingan, maka usahakan untuk bernapas melalui hidung. Usahakan lakukan secara berkala hingga Anda merasakan bunyi ‘plop’ atau ‘plok’ pada bagian dalam telinga sebagai tanda bahwa udara berhasil dialirkan melalui saluran eustachius yang berfungsi menyeimbangkan tekanan antara bagian dalam dan luar telinga.

c.     Gerakkan bagian rahang
Jenis gerakkan lain yang membantu mengurangi rasa sakit adalah dengan membuka dan menutup rahang seakan-akan Anda sedang menguap. Gerakan tersebut juga bertujuan sama seperti bernapas melalui hidung yaitu untuk menekan udara keluar melalui eustachius. Menguap yang dilakukan berulang-ulang dapat dijadikan alternatif apabila bernapas menggunakan hidung belum optimal mengurangi rasa sakit.

d.    Lakukan gerakan mengunyah dan menelan
Pada saat mengalami telinga yang berdenging di kendaraan mungkin Anda dapat mengunyah makanan atau meminum sesuatu. Namun, hal tersebut tidak dapat dilakukan saat di bawah air sehingga Anda hanya perlu berpura-pura melakukannya. Usahakan untuk melakukan gerakan menelan sekeras mungkin agar mengurangi tekanan yang ada di dalam telinga. Begitu pun juga dengan gerakan mengunyah.

e.    Melakukan dekompresi
Saat menyelam, mungkin Anda akan merasakan bagian dalam telinga tertekan dan sangat penuh sehingga menimbulkan rasa sakit. Apabila hal tersebut terjadi, maka jangan teruskan kegiatan menyelam Anda terlalu dalam. Berhentilah terlebih dahulu dan cobalah untuk menutup mulut serta hidung. Dalam kondisi tersebut, cobalah untuk mengeluarkan udara dari dalam hingga mendengar bunyi ‘plok’.

f.     Minta bantuan ke teman penyelam
Telinga yang sakit saat menyelam harus segera dicegah agar tidak bertambah parah hingga membuat gendang telinga pecah. Apabila Anda sudah tidak kuat, maka segera minta bantuan ke teman penyelam untuk membantu Anda naik secara perlahan ke permukaan. Jangan sekali-sekali naik ke permukaan dengan gerakan yang cepat karena akan memperparah kondisi telinga.

Telinga yang menimbulkan suara dengingan akibat perubahan tekanan yang mendadak atau disebut barotrauma dapat hilang dengan sendirinya. Namun apabila terlanjur parah harus segera diperiksakan ke dokter. Sebelum menyelam, sebaiknya Anda sudah mendapatkan bekal mengenai tata cara menyelam yang aman dan cara yang benar untuk membersihkan telinga sehingga tidak menimbulkan infeksi.